Tipe-Tipe Trader Saham, Kamu yang Mana?

Tipe-Tipe Trader Saham, Kamu yang Mana?

Transaksi jual beli saham yang dilakukan dalam waktu singkat membuat trader saham perlu menentukan strategi yang terbaik untuknya. Salah satu strategi tersebut adalah mengetahui tipe trader apa yang cocok bagi dirinya.

Trader profesional memahami betul tipe trading dan strategi yang mereka terapkan. Hal ini penting supaya trader tidak bertransaksi hanya berdasarkan perasaan dan gejolak bursa saham. Dengan mengenali betul tipe trader yang cocok denganmu, imbal hasil pun akan lebih mudah didapatkan.

Setidaknya ada empat tipe yang umum dikenal dalam dunia trading saham. Dalam artikel ini Smart People akan menemukan informasi seputar bagaimana strategi yang diterapkan dan sifat yang perlu dimiliki masing-masing tipe.

Scalper

Scalper dikenal sebagai tipe yang paling cepat dalam menjual dan membeli saham. Mereka bisa melakukannya dalam hitungan menit hingga detik. Imbal hasil yang didapatkan scalper memanglah sedikit. Sebab, harga saham tidak begitu saja meroket dalam waktu yang singkat.

Meski begitu, scalper tidak memanfaatkan satu saham untuk mendapatkan imbal hasil yang tinggi. Mereka justru mengumpulkan imbal hasil besar dengan menargetkan imbal hasil yang minim dari banyak saham.

Tipe trader ini harus bisa mengambil keputusan yang cepat. Mereka perlu membeli dan menjual saham dengan tangkas, tanpa pertimbangan kedua. Karena itu pula, trader ini membutuhkan:

  • akses perkembangan bursa saham secara langsung; dan
  • broker dengan akses langsung (direct-access broker) yang memiliki electronic communication networks (ECN).

Apa tipe ini cocok untukmu?

Jawabannya “ya” jika Smart People cenderung tidak sabar, punya stamina, dan tidak ragu keluar dari suatu saham bila itu bisa merugikanmu. Namun, tipe ini sulit diikuti bila Smart People mudah melamun atau sulit fokus.

Day Trader

Seperti namanya, day trader akan membeli dan menjual saham selama satu hari, tanpa menahannya lebih dari periode itu. Karena itu pula, tipe trader saham ini sering disebut trader aktif.

Day trader membeli saham dalam jumlah banyak atau scalping. Selain strategi scalping, mereka juga bisa memutuskan transaksi lewat support dan resistance (sejarah nilai saham tertinggi dan terendah), berita, hingga algoritma kompleks komputer atau High-Frequency Trading (HFT).

Praktik strategi ini sekarang sudah meluas. Bila sebelumnya dilakukan trader profesional saja, kini day trading bisa dilakukan trader pemula berkat kemunculan trading elektronik.

Day trader setidaknya memerlukan:

  • ilmu dan pengalaman day trading yang luas. Beberapa day trader membuat simulasi selama beberapa bulan sebelum terjun ke bursa saham;
  • penerapan strategi yang beragam; serta
  • bantuan komputer untuk menganalisis kemungkinan berdasarkan analisis teknikal. Sebagian lainnya menggunakan insting yang telah diasah.

Apa tipe ini cocok untukmu?

Tipe ini bisa dengan mudah Smart People terapkan jika Smart People tidak suka menahan saham hingga hari besoknya. Hal ini juga berlaku meski suatu tren saham bisa berlanjut hingga berhari-hari.

Smart People sebaiknya menghindari strategi day trader bila Smart People tidak nyenyak tidur sambil menahan saham yang masih aktif.

Swing Trader

Tipe swing trader lebih condong mengincar imbal hasil dari pergerakan saham atau volatilitas yang dinamis. Mereka bisa menunggu beberapa hari sampai berbulan-bulan agar mendapatkan imbal hasil yang besar.

Strategi swing trader biasanya masuk saat tren suatu saham naik secara signifikan atau melewati rekornya. Setelahnya, tipe trader saham ini tidak menunggu tren tersebut meredup. Mereka akan keluar pada titik tertentu saat imbal hasilnya mencapai nilai yang diinginkan.

Strategi swing trading juga bisa dikenal sebagai jembatan diantara day trader dan trend trader. Mereka bisa tenang menahan sahamnya lebih dari sehari dan tidak terpengaruh oleh tren hingga menantinya tanda-tanda penurunannya.

Umumnya swing trader memerlukan:

  • aturan transaksi saham untuk personal berdasarkan analisis fundamental atau teknikal;
  • pemilihan saham yang tepat, yang sedang bergerak ke atas atau ke bawah; serta
  • indikator Simple Moving Average (SMA) atau Exponential Moving Average (EMA).

Apa tipe ini cocok untukmu?

Tipe ini sesuai bila Smart People punya kesabaran yang cukup besar sekaligus menginginkan imbal hasil yang tinggi dalam waktu yang tidak terlalu lama. Smart People juga perlu punya ketahanan saat pergerakan saham mu buruk. Sebab, biasanya swing trader memasang stop loss yang lebih besar daripada day trader.

Position Trader

Position trader menahan sahamnya lebih lama daripada tipe lainnya. Mereka adalah kebalikan dari scalper dan trader aktif serta perpanjangan dari swing trader.

Saham yang mereka simpan bisa bertahan hingga beberapa bulan hingga tahun. Namun, mereka bisa menjadi trader aktif dengan menahan saham hanya beberapa hari. Biasanya hal ini berkaitan dengan tren saham yang mereka pegang.

Position trader berbeda dengan investor jangka panjang, meski sekilas mirip. Investor menahan sahamnya untuk tujuan jangka panjang, seperti pendidikan anak atau pensiun. Sedangkan, position trader menahan sahamnya hingga masa puncak dari tren atau pergerakannya.

Sebagai position trader, Smart People memerlukan:

  • analisis teknikal atau fundamental atau kombinasi keduanya;
  • pemahaman akan tren bursa saham dan faktor ekonomi makro; serta
  • pola rekam jejak harga pada investasi yang dipilih.

Apa tipe ini cocok untukmu?

Tipe trader saham ini akan serasi denganmu bila Smart People tipe yang penyabar. Dalam hal ini, Smart People tidak mudah terhasut spekulasi umum, bahkan bila bursa sedang bullish atau bearish maupun adanya kabar resesi.

Mengenali tipe trader saham seperti apa Smart People akan memudahkan pengambilan keputusanmu saat melantai di bursa saham. Hal begitu penting sebagai pegangan agar Smart People bisa melakukan transaksi dengan objektif. Pada akhirnya, mereka yang memegang erat strateginya akan memperoleh imbal hasil yang lebih besar.

Manfaatkan aplikasi trading saham RHBTRADESMARTID yang sudah dilengkapi berbagai fitur untuk mempermudah kegiatan investasi dan trading di mana saja dan kapan saja. Belajar saham pemula juga semakin mudah di sini. Download aplikasi RHB Tradesmart di Play Store dan App Store sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *